Tentang Tunisia
Tunisia kaya akan budaya yang memadukan pengaruh Arab, Berber, Afrika, dan Eropa. Hal ini tampak dalam seni, musik, kuliner, dan arsitektur bersejarah seperti kota tua Medina di Tunis dan situs arkeologi Carthage.
Gerakan kepramukaan di Tunisia aktif dan dinamis, berfokus pada pendidikan karakter, pelestarian lingkungan, dan penguatan persaudaraan internasional.
Pramuka Tunisia (Les Scouts Tunisiens)
Didirikan tahun 1934 dan bergabung dengan World Organization of the Scout Movement (WOSM) tahun 1957, dengan sekitar 32.000 anggota.
Tunisia turut mendirikan Maghreb Scout Union (1959) dan pernah menjadi tuan rumah Konferensi Kepramukaan Dunia ke-37 (2005) di Hammamet.
Kegiatan utama pramuka meliputi:
- Kepemimpinan pemuda dengan sistem pemilihan ketua tiap 3 tahun.
- Layanan masyarakat (penghijauan, kampanye literasi, bantuan bencana).
- Kemitraan global dalam isu lingkungan, pendidikan, HAM, dan demokrasi.
Fakta Menarik Lainnya
- Situs Warisan Dunia
- Pesona Alam yang Beragam
- Budaya yang Unik
- Kuliner Lezat
- Keramahan Penduduk





Hari 1 – Kedatangan di Tunis
- Tiba di Bandara Tunis, kunjungan kehormatan ke Kedutaan Besar RI di Tunis.
- Dialog dengan Duta Besar RI bertema “Pramuka sebagai Agen Perubahan untuk Masa Depan Bangsa”.
- Wisata ke kota tepi laut Sidi Bousaid.
- Lomba Penulisan Essay (bahasa Inggris) antara para peserta dari Indonesia dan para peserta di Tunisia
- Menginap di hotel El mourodi Gammarth.

Hari 2 – Scout Conference
- Menghadiri penyambutan di Scout Center of Tunisia.
- Tur kota Tunis dan kota tua (Medina).
- Belajar tentang pakaian tradisional dan kerajinan Tunisia.
- Kunjungan kuliner tradisional dan pusat pemerintahan abad ke-13.
- Lomba Presentasi Essay (Bahasa Inggris) antara para peserta dari Indonesia dan para peserta di Tunisia
- Berkemah di Borj Cedria International Scout Camp, malam api unggun dan permainan persahabatan.

Hari 3 – Berkepanduan di Borj Cedria International Scout Camp
- Bertukar kegiatan kepanduan dari berbagai belahan dunia.
- Lomba Debat (Bahasa Inggris) antar regu campuran peserta dari Indonesia dan Tunisia

Hari 4 – Menjelajahi Amfiteater Romawi El Jem
- Kunjungan ke Kairouan (situs warisan dunia UNESCO) dan pabrik pengolahan zaitun.
- Menjelajahi Amfiteater Romawi El Jem.
- Lomba Merancang Kampanye Perdamaian dan Bijak Bermedia Sosial (Bahasa Inggris) antar regu campuran peserta dari Indonesia dan Tunisia
- Menginap di hotel El mourodi Palace Sousse.

Hari 5 – Jelajah Sejarah Peradaban Islam
- Kunjungan ke Makam Habib Bourguiba, Presiden pertama Tunisia.
- Mengenal Tunisia melalui the Old City of Hammamet,
- Kunjungan ke pusat budaya tradisional Tunisia.
- Menikmati dan berkeliling pantai Tunisia dengan menunggangi unta.
- Menginap di Hotel Phinicia hotel Hammamet.

Hari 6 – Pesona Alam Bizerte
- Menjelajahi pesona lanskap yang begitu menawan di for El Alia in Bizerte.
- Singgah di Vieux Port, Bizerte’s old harbor.
- Menginap di hotel El mourodi Gammarth.

Hari 7 – Kepulangan
- Sarapan dan menuju Bandara Internasional Tunis-Carthage untuk penerbangan ke Jakarta.







