Jaringan Konsultan dan Para Profesional

KONSULTAN
Yudi Lathif
Yudi Latief adalah seorang aktivis, cendekiawan, dan pemikir kebangsaan yang konsisten mengabdikan diri pada penguatan nilai-nilai kemanusiaan, keislaman, dan kenegaraan di Indonesia. Kiprahnya dikenal luas sebagai Ketua Pusat Studi Islam dan Kenegaraan–Indonesia (PSIK-Indonesia) serta Direktur Eksekutif Reform Institute, lembaga yang fokus pada pembaruan pemikiran dan kebijakan publik.
Sebagai sosok intelektual publik, Yudi aktif membagikan pemikiran dan gagasannya di berbagai ruang akademik, termasuk menjadi dosen tamu di sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. Ia juga merupakan anggota ahli Komunitas Indonesia untuk Demokrasi (KID) sejak 2009, sekaligus anggota Dewan Pendiri Rektor Universitas Paramadina Mulya (1998–2005) dan Nurcholish Madjid Society (2008–sekarang)—dua wadah yang menjadi bagian penting dalam gerakan intelektual Islam modern di Indonesia.
Selain di dunia akademik dan organisasi, Yudi Latief juga menaruh perhatian besar pada pendidikan karakter dan kebangsaan. Ia memimpin Pesantren Ilmu Kemanusiaan dan Kenegaraan (PeKiK-Indonesia) sejak 2008, sebuah inisiatif yang menggabungkan tradisi pesantren dengan pembelajaran nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan universal.
Dalam bidang penulisan dan media, Yudi turut berkontribusi melalui berbagai karya dan kepemimpinan editorial. Ia menjabat sebagai Pemimpin Redaksi “Biografi Politik” (2008–sekarang) dan pernah menjadi Pemimpin Redaksi Majalah “Kandidat” (2004).
Sebagai konsultan, Yudi Latief menghadirkan kedalaman perspektif tentang manusia, masyarakat, dan bangsa. Itu selaras dengan semangat Ragom untuk menumbuhkan pertumbuhan yang berakar pada nilai-nilai kemanusiaan.
Pengalaman Unggulan

KONSULTAN
Asep Ihsanuddin
Asep Ihsanuddin adalah seorang guru, praktisi, dan konsultan pendidikan yang telah mendedikasikan hidupnya untuk pengembangan sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan. Perjalanannya dimulai dari ruang kelas — sebagai seorang guru yang penuh semangat membimbing anak-anak dengan pendekatan yang hangat dan manusiawi. Dari pengalaman inilah, Asep menemukan panggilan hidupnya: memberdayakan para pendidik agar mampu menumbuhkan potensi terbaik peserta didik.
Seiring waktu, Asep aktif mengikuti berbagai pelatihan pengembangan tenaga pendidik, memperdalam wawasan sekaligus membangun jejaring dengan banyak praktisi pendidikan di Indonesia. Pengalaman tersebut membawanya bertransformasi menjadi konsultan pendidikan yang memberikan pendampingan baik bagi guru maupun siswa, dengan fokus pada pembelajaran yang kontekstual, inklusif, dan berorientasi pada karakter.
Dalam kiprahnya, Asep pernah merancang kurikulum bagi anak-anak dari kelompok kurang beruntung, memastikan bahwa pendidikan menjadi jembatan kesetaraan dan harapan. Ia juga terlibat dalam pengelolaan Sekolah Guru Indonesia, sebuah inisiatif yang bertujuan menyiapkan generasi guru masa depan yang berintegritas, kreatif, dan berpihak pada murid. Melalui berbagai program yang ia rancang, Asep meneguhkan komitmennya bahwa pendidikan adalah proses memanusiakan manusia.
Sebagai konsultan Ragom, Asep Ihsanuddin menghadirkan pengalaman panjang dan pemikiran reflektif tentang dunia pendidikan. Ia percaya bahwa transformasi organisasi dan masyarakat selalu berawal dari ruang belajar—dari para guru yang tumbuh, siswa yang berdaya, hingga sistem yang berpihak pada kemanusiaan.
Pengalaman Unggulan
Pengelola Sekolah Guru Indonesia

KONSULTAN
Jamil Azzaini
Jamil Azzaini adalah seorang inspirator, pelatih kepemimpinan, dan konsultan pengembangan manusia yang dikenal luas karena dedikasinya dalam menumbuhkan potensi individu dan organisasi agar hidupnya lebih bermakna. Lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk jenjang strata satu dan pascasarjana ini kini juga berperan sebagai dosen tamu di program pascasarjana IPB, berbagi pengalaman dan nilai-nilai kepemimpinan yang ia pelajari dari perjalanan panjangnya.
Sebelum dikenal sebagai pembicara dan mentor kepemimpinan, Jamil Azzaini menapaki karier sosialnya dengan penuh pengabdian. Ia pernah aktif selama 12 tahun di Dompet Dhuafa Republika, di mana ia terlibat langsung dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan. Semangatnya untuk berbagi tidak berhenti di situ—Jamil kemudian mendirikan Pesantren Wirausaha Agribisnis Abdurrahman bin Auf di Klaten, Jawa Tengah, yang menyediakan pendidikan dan pelatihan kewirausahaan secara gratis bagi kalangan kurang mampu.
Selain kiprahnya di dunia sosial dan pendidikan, Jamil juga dipercaya menjadi komisaris di beberapa perusahaan, di mana ia berperan membangun budaya kerja yang berorientasi pada nilai, integritas, dan pertumbuhan manusia di dalamnya.
Sebagai seorang penulis, Jamil Azzaini telah melahirkan karya inspiratif berjudul DNA Sukses Mulia (Gramedia, 2010), yang merumuskan pandangan hidup tentang bagaimana kesuksesan sejati hanya dapat dicapai bila selaras dengan nilai kemuliaan dan kontribusi sosial.
Jamil Azzaini hadir sebagai konsultan yang menggabungkan ketajaman strategi kepemimpinan dengan kebijaksanaan spiritual dan sosial, menginspirasi individu maupun organisasi untuk menemukan purpose—tujuan yang bermakna—dalam setiap langkah transformasi mereka.
Pengalaman Unggulan
Komisaris di beberapa Perusahaan

KONSULTAN
Yudi Lathif
Aktivis dan cendekiawan muda, Ketua Pusat Studi Islam dan Kenegaraan-Indonesia dan Direktur Eksekutif, Reform Institute, dan aktif sebagai dosen tamu di sejumlah Pendidikan Tinggi.
Selain aktif sebagai Ketua Pusat Studi Islam dan Kenegaraan-Indonesia (PSIK-Indonesia), Yudi juga aktif sebagai anggota ahli Komunitas Indonesia untuk Demokrasi (KID), 2009-sekarang. Dia juga termasuk Anggota Dewan Pendiri Rektor Universitas Paramadina Mulya, Jakarta 1998-2005 Nurcholish Madjid Society, 2008-sekarang.
Juga membagi waktunya sebagai Pimpinan, Pesantren Ilmu Kemanusiaan dan Kenegaraan (PeKiK-Indonesia), 2008-Sekarang. Selain itu Yudi Latief menjabat Pemimpin Redaksi, “Biografi Politik”, 2008-sekarang dan Pemimpin Redaksi Majalah ‘Kandidat’, 2004.

